PT Cimanggis Cibitung Tollways (PT CCT) selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Cimanggis Cibitung pada pekan lalu 7-11 Sept 2020 telah menjalani proses Uji Laik Fungsi (ULF) oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Ditjen Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri yang berjalan lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.
.
Direktur Utama PT CCT Thorry Hendrarto, menyatakan ada beberapa aspek yang diuji dalam proses ULF tersebut, yakni manajemen dan keselamatan lalu lintas, konstruksi, operasional, dan administrasi. Thorry menambahkan, Uji Laik dilakukan untuk memastikan keamanan jalan terpenuhi yang mencakup guard rail (pagar pengaman jalan), marka, rambu, hingga konstruksi secara keseluruhan agar sesuai standar Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas.“Kami melaksanakan ULF sebagai bagian dari tahapan operasional jalan tol” ujarnya lebih lanjut.
.
Jalan Tol Ruas Cimanggis Cibitung merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki total panjang 26,19 Km. Pembangunannya dibagi dalam dua seksi. Satu Seksi yang pada pekan lalu menjalani ULF adalah Seksi 1A (Cimanggis Junction-On/Off Ramp Jatikarya) sepanjang 3,18 Km aksesnya terhubung dari Tol Jagorawi dengan akses jalan alternatif Cibubur, dan Seksi 2 (Jatikarya-Cibitung MM 2100) sepanjang 23,02 Km masih dalam tahap penyelesaian konstruksi.

Comments are closed